BLORABARU
Beranda Info Publik Blok D Pasar Sido Makmur, Diberikan Gratis

Blok D Pasar Sido Makmur, Diberikan Gratis

Blora, blorabaru.com – Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) dan Forkompimcam Kecamatan Blora melaksanakan sosialisasi pemanfaatan Kios dan Los Blok D Pasar Sido Makmur yang dihadiri ratusan pedagang di Pendopo Kantor Kecamatan Blora.

Kepada Ratusan pedagang Pasar Sido Makmur Plt. Dindagkop UKM Blora Luluk Kusuma Ariyadi Menegaskan bahwa kios ini gratis.

“Kios yang berada di Blok D ini tidak ada pungutan sama sekali alias Gratis” tandasnya.

Baca juga :  Gelar Try Out, Bupati Ajak Calon Pelamar PPPK Kenali Seleksi Berbasis CAT

Jadi tujuan kami melakukan sosialisasi ke para pedagang supaya beliau beliau ini paham.

“Saya ingin mematahkan isu bahwa kios dan loos sudah diperjualbelikan.” Katanya.

Menurutnya, kalau ada bukti silahkan lapor ke kami. Dan selama masih menjadi milik kementerian kami tidak diperbolehkan menarik restribusi.

Kami menginginkan hubungan komunikasi yang baik antara pedagang agar kedepan ketertiban dan kenyamanan bisa terwujud.

Baca juga :  Ketua KPU Blora : Media Mempunyai Peran Strategis Dalam Konstelasi Politik 2024

Selain itu kami perlu dan butuh masukkan dari pedagang, bagaimana pun mereka yang akan menempati.

Dengan adanya sosialisasi ini, usulan, saran dan kritik dari pedagang kita juga akomodir.

Dijelaskan Mantan Camat Cepu ini, Blok D Pasar Sido Makmur ini berjumlah 181 Kios terdiri dari Kios 26,Los meja 48 dan
Los dasaran 107.

Kios dan los ini akan digunakan pedagang yang kemarin direlokasi dan pedagang baru.

Baca juga :  Guru Besar Pagar Nusa Dunia dan Nusantara, Apresiasi Perjuangan Bupati Blora

Secara teknis dan mekanisme pedagang menulis dan memasukkan sendiri selanjutnya akan dilakukan pengundian dengan tujuan tidak terjadi presiden buruk terhadap kita.

“Saya tidak ingin kejadian beberapa waktu yang lalu terulang lagi.” Ungkapnya kepada blorabaru.com. Rabu, 19/1/21

Plt. Dindagkop UKM Blora, Luluk Kusuma Ariyadi berharap “Pungutan liar tidak ada, pedagang menjaga ketertiban dan kebersihan, pedagang tidak diperbolehkan membangun bangunan liar.”

Solikin

Komentar
Bagikan:

Iklan