BLORABARU
Beranda Politik Ervita Nursanty Siap Perjuangkan Perempuan

Ervita Nursanty Siap Perjuangkan Perempuan

BLORA, BLORABARU.COM – Tokoh politik perempuan yang juga Anggota DPR RI Ervita Nursanty menekankan pentingnya kesetaraan gender dan melindungi perempuan dalam situasi konflik.

Menurut Ervita, perempuan seringkali menerima konflik dalam rumah tangga atau kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Saat ini, kita tidak banyak yang namanya Anggota DPR RI dari perempuan hanya sekitar 17 persen, tentunya bagaimana kedepan kita memperjuangkan kepentingan ibu dan anak.” ungkap Ervita, Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari PDI Perjuangan usai kampanye di Gedung NU Blora.

Dalam safari politiknya, Sabtu, 27/1/2024 di empat kecamatan yakni Kecamatan Jepon, Banjarejo, Tunjungan dan Blora kota ini Ervita juga mengkampanyekan Pasangan Capres dan Cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD kepada masyarakat yang hadir.

Sosok politisi yang sudah menjabat tiga periode ini, menuturkan perempuan di Indonesia diberikan kesempatan untuk maju.

Artinya, kesempatan itu tidak ada diskriminasi antara laki laki dan perempuan.

“Dan, Alhamdulilah kalau kita lihat sekarang kesempatan yang diberikan kaum wanita ini sudah sangat luar biasa.” terang Srikandi PDI Perjuangan tersebut.

Oleh karena itu, Ervita berharap peran perempuan ini ditingkatkan. Hal ini juga didorong dengan menteri dan kepala desa yang dari perempuan.

“Jadi, saya melihat pusat sampai ke daerah banyak ditemukan kepala desa yang dari perempuan. Untuk itu saya syukuri bahwa peluang perempuan untuk mendapatkan jabatan, karir itu terbuka luas.” jelasnya.

Lebih lanjut ia mangaku prihatin masih adanya tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Dengan kasus KDRT, Ervita juga menegaskan bahwa ada komisi khusus yang menangani KDRT .

“Kita sekarang membahas yang namanya usulan undang undang ART itu, dan jangan ada rasa takut bagi masyarakat ketika menerima musibah kejahatan, kekerasan untuk itu laporkan.” ujarnya melanjutkan.

Bila tidak dilaporkan ujar Ervita hal ini akan berlanjut. Dan tidak ada tindakan hukum akan diberlakukan kepada pelaku.

“Saya harapkan perempuan perempuan Indonesia ini dengan semakin maju tentu rasa kepercayaan diri semakin besar dan tidak ada rasa takut terhadap ancaman kekerasan dan diskriminalisasi.” pungkas Ervita yang duduk di Komisi VI DPR RI tersebut.

Komentar
Bagikan:

Iklan