BLORABARU
Beranda Info Publik Pencapaian Satu Tahun Dalduk KB Blora

Pencapaian Satu Tahun Dalduk KB Blora

BLORA, BLORABARU.COM – Selama satu tahun terakhir ini, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Kabupaten Blora telah berhasil menyabet 7 penghargaan.

Berbagai pencapaian berhasil di sabet ini sebagai bukti hasil kerja nyata dan komitmen yang dilakukan oleh dinas setempat.

Kepala Dalduk KB, Achmad Nur Hidayat melalui Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, Yuli Purwaningsih mengaku senang atas pencapaian prestasi di Tahun 2023 di Dalduk KB ini.

“Setahun ini ada beberapa capaian yang dilakukan oleh Dalduk KB, namun hal ini tidak terlepas adanya kerjasama dari berbagai pihak.” ungkapnya kepada blorbaru.com ditemui diruang kerjanya. Kamis, 28/12/2023.

Selanjutnya Yuli menyebutkan pencapaian itu diantaranya :
1. Penghargaan Manggala Karya Kencana dari Kepala BKKBN Pusat utk Bupati dan Ketua TP PKK Kab Blora.
2. Akseptor lestari 20 thn juara 1 jateng dan juara 2 tingkat nasional
3.PLKB non ASN juara 1 tingkat jateng
4. Mitra kerja IBI deng ngan pelayanan KB terbanyak dalam rangka HUT IBI
5. KB priyo utomo kolaboratif tingkat jawa tengah
6. Klinik KB Swasta terbaik 3 tingkat Jateng
7. Forum GenRe terinovatif tingkat propinsi jawa tengah

Menurut ia, pencapaian itu tidak hanya pada bidang KB saja, namun ada dari bidang Dalduk dan adanya kolaborasi dengan mitra terkait. Tanpa dukungan mereka kegiatan yang ada di Dalduk KB tidak bisa jalan.

“Oleh karena itu kita harus ada kolaborasi dan dibantu dari teman teman kita yang ada ditingkat lini lapangan. Artinya PLKB karena ujung tombaknya ada dimereka dan kader kader yang ada ditingkat bawah.” terangnya.

Lebih lanjut pihaknya menerangkan bahwa selain kegiatan tentang KB juga tentang stunting.

Dan Dalduk KB memiliki tenaga tenaga ditingkat lini lapangan, termasuk kader stunting yang dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK).

“Alhamdulilah stunting dengan dilakukan secara konvergensi dan bersama sama, mudah mudahan stunting di Tahun 2023 ini bisa turun.” harapnya.

Kemudian Yuli kembali membeberkan berdasarkan data Tahun 2022 kemarin angka stunting di Kabupaten Blora sekitar 25,7 persen.

Meski demikian pihaknya berharap angka stunting di Tahun 2023 ini bisa turun, sesuai harapan di angka 14 persen.

Ia pun tidak menampik untuk menurunkan angka stunting ini masih adanya kendala yang dihadapi. Yang disebabkan kurangnya KB pasca persalinan yang masih rendah diangka 35 persen.

“Artinya ini masih cukup rendah.” keluhnya.

Untuk memaksimalkan itu, maka pihaknya akan melaksanakan KIE ke masyarakat. Ini merupakan salah satu upaya untuk menekan stunting.

Selain itu, Dalduk KB juga memberikan sosialisasi, orientasi dan edukasi langsung ke masyarakat bersamaan disetiap moment.

“Mari secara bersama sama kita atasi stunting ini diawali dari pemerintah, pengelola progam dan dari kesadaran masyarakat.” demikian pungkasnya.

Komentar
Bagikan:

Iklan