BLORABARU
Beranda Info Publik Kualitas Pemilu Baik, Bawaslu Blora Ajak Masyarakat Cegah Berita Hoax, Isu Sara dan Black Campaign

Kualitas Pemilu Baik, Bawaslu Blora Ajak Masyarakat Cegah Berita Hoax, Isu Sara dan Black Campaign

BLORA, BLORABARU.COM – Dalam era digital saat ini, penyebaran informasi melalui internet menjadi sangat cepat, luas dan dampaknya sangat dahsyat.

Sayangnya, hal ini juga dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk menyebarkan isu SARA, berita hoax dan black campaign terutama menjelang Pemilu 2024.

Oleh karena itu, peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blora telah membentuk gugus tugas dengan melakukan pengawasan konten internet dan memastikan pemilu ini dapat berjalan jujur, adil, dan transparan.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menjaga integritas dan kredibilitas proses pemilihan umum.

Ketua Bawaslu Blora, Andyika Fuad Ibrahim dalam sambutanya mengajak kepada semua masyarakat untuk melakukan pengawasan konten internet.

“Artinya, kita sebagai masyarakat Blora ini memiliki pemahaman yang sama dalam pengawasan konten internet terhadap hoax, politisasi sara dan black campaign pada pemilu Tahun 2024.” kata Ketua Bawaslu Blora, Andyika Fuad Ibrahim di Resto Joglo Blora. Rabu, 20/12/2023.

Dalam sosialisasi Gugus Tugas Pengawasan Konten Internet yang bertajuk “Startegi Pengawasan Konten Internet pada Pemilu Tahun 2024 Tanpa Hoax, Politisasi Sara dan Black Campaign.” Bawaslu Blora mengandeng Diskominfo, Cyber Crime Polres Blora, OPD terkait, Inflyenzer, Penggiat media sosial dan wartawan.

Andyika pun menambahkan mereka juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya informasi yang akurat dan berimbang dalam proses demokrasi.

Ini dikarenakan internet memiliki kemampuan yang dahsyat, tanpa batas dan bisa diakses oleh siapapun.

“Karena internet menjadi sesuatu yang dahsyat, untuk menyampaikan pesan sangat cepat dan bisa menyebar kemana mana. Sehingga perlu adanya kebijakan dalam penggunaan media sosial (medsos).” pintanya.

Dengan kecepatan internet tanpa batas itulah, pihaknya mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam melawan penyebaran isu SARA dan berita hoax dengan selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya.

Meskipun, sampai saat ini tidak menerima aduan terkait dengan penggunaan internet.

“Ya, sampai sekarang di Pemilu Tahun 2024 belum ada laporan ke Bawaslu berkaitan media sosial yang melanggar ketentuan peraturan perundang undangan.” ujarnya melanjutkan.

Lebih lanjut iapun berharap dengan terbentuknya gugus tugas ini pemilu kedepan bisa berjalan sebaik mungkin.

“Kami berharap dengan adanya Gugus Tugas Pengawasan ini dapat dilakukan oleh semua pihak. Diharapkan konten yang ada bersifat edukatif dan dapat memberikan informasi yang benar, sesuai fakta sehingga berdampak pada baiknya kualitas demokrasi di Kabupaten Blora.” demikian Andyka memungkasi.

Komentar
Bagikan:

Iklan