BLORABARU
Beranda Advetorial Ubah Wilayah Kumuh Jadi Estetik dengan Mural Fest

Ubah Wilayah Kumuh Jadi Estetik dengan Mural Fest

BLORA, BLORABARU.COM – Sebagai upaya mengubah wajah kumuh di wilayah kecamatan Jepon, digelar mural fest. Tak hanya diikuti masyarakat setempat, tetapi juga menarik perhatian masyarakat dari berbagi daerah.

Camat Jepon Aris Widodo menyebut pihaknya semula prihatin dengan salah satu titik wajah Jepon, tepatnya lampu merah stasiun Jepon. Karena area tersebut tampak kumuh. Sehingga dicarikan solusi agar menjadi bersih, tertata, rapi dan indah.

“Melalui lomba murah inilah kami optimis bisa mempercantik wilayah itu. Kedepan bisa menjadi inspirasi, dan percontohan. Optimis wajah Jepon selanjutnya akan menjadi lebih indah, bersih dan estetik,” terangnya. ditulis, Selasa, 12/12/2023.

Menurutnya untuk mewujudkan gagasan dan ide itu dieksekusilah dengan mengadakan lomba Jepon Mural Fest. Yang penyelanggaraanya dibantu Karang Taruna.

Event tersebut sekaligus juga dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Kabupaten Blora ke-274 yang jatuh setiap tanggal 11 Desember.

Event tersebut mampu menyedot perhatian dan partisipasi banyak pihak. Seniman dari remaja hingga dewasa. Yang berasal tidak hanya dari Kabupaten Blora, namun hampir separo peserta diikuti dari luar kota.

Diantaranya berasal dari Malang, Surabaya, Demak, Rembang, Sleman, Tegal, Banjarnegara, bahkan hingga Bekasi, Jawa Barat.

Beragam agenda mendampingi acara Jepon Mural Fest diantaranya pemutaran film bertema Barongan dari karya anak Blora. Selanjutnya ada bazar UKM, Performance tari tradisional, Pencak silat, dan spesial performance dari Barongan Waringin Seto Kumbang Djoyo.

Tak ketinggalan, musisi muda dari generasi Y (milenial) dan generasi Z pun turut hadir memeriahkan. Ada 5 group band yang masing-masing membawakan 4 buah lagu. Band kenamaan tersebut diantaranya DTH acoustic, Bandsos, Cofaide Night, Projective, dan Alang Alang.

Tak heran jika gelaran yang memiliki total hadiah ini Rp.8 Juta tersebut, mampu menarik ribuan penonton dan pengunjung.

“Kami mengucapkan terimakasih pada karang taruna, masyarakat dan semua pihak yang terlibat dalam acara ini,” imbuhnya.
Aris menambahkan, bahwa dirinya juga berencana meramaikan eks stasiun Jepon pasca dihiasi hiasan Mural.

“Saya sudah mulai mengintervarisir apa saja dari Jepon yang bisa digali dan dikembangkan. Khusus stasiun Jepon sepertinya kedepan, selapan dino pisan (36 hari sekali sesuai pasaran jawa), bisa dibuat tempat pasar krempeng berisi tempat nongkrong angkringan, jajanan, serta diberi spot untuk main musik kuliner. Agar Jepon semakin ramai,” ungkapnya. (ADVDINKOMINFOBLORA)

Komentar
Bagikan:

Iklan