BLORABARU
Beranda Advetorial SDN Bogowanti Punya Program Ecobrick Bagi Siswa

SDN Bogowanti Punya Program Ecobrick Bagi Siswa

BLORA, BLORABARU.COM – Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri Bogowanti, Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora, Suhardi, S.Pd.SD., mendorong kreativitas siswa peduli lingkungan dengan memanfaatkan sampah botol bekas air mineral kemasan untuk dibuat menjadi barang yang bernilai guna dan berdaya guna.

“Jadi di SDN Bogowanti ini punya program Ecobrick bagi anak-anak,” kata Suhardi, S.Pd.SD, Kepala SDN Bogowanti, Senin (11/12/2023).

Ia menjelaskan Ecobrick merupakan upaya untuk mengurangi sampah plastik, serta mendaur ulangnya untuk dijadikan sesuatu yang berguna seperti dapat dimanfaatkan untuk seperti pembuatan meja, kursi dan lainnya.

“Ecobrick berfungsi untuk meminimalkan sampah dengan menggunakan media botol plastik bekas yang diisi sampah-sampah an-organik. Ecobrick menjadi salah satu solusi bagi permasalahan sampah plastik yang tidak dapat terurai di dalam tanah,” jelasnya.

Masih menurut Suhardi, cara membuat Ecobrick tidak sulit hanya memanfaatkan botol plastik bekas minum, lalu masukkan plastik-plastik bekas kemasan ke dalam botol tersebut. Sebelum dimasukkan plastik-plastik bekas kemasan tersebut dipotong kecil-kecil lalu dimasukkan ke dalam botol dengan ditekan sampai botol terisi penuh dan padat, lalu ditutup dengan tutup botol hingga rapat.

“Kegiatan itu dilaksanakan di bawah bimbingan para guru yang diselaraskan dengan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Sekaligus mengedukasi anak untuk membiasakan membuang sampah pada tempatnya mulai dari lingkungan keluarga, karena kebiasaan tersebut akan membawa perubahan yang baik bagi lingkungan kita,” jelasnya.

Suhardi menyebut, siswa SDN Bogowanti dibimbing enam guru kelas, satu guru pendidikan jasmani dan satu guru pendidikan agama Islam (PAI).

“Jumlah siswa SDN Bogowanti dari kelas I sampai dengan kelas VI sebanyak 51 siswa,” jelasnya.

Dari jumlah siswa tersebut, menurut Suhardi, berpengaruh pada seleksi potensi siswa untuk mengikuti berbagai lomba.

“Alhamdulillah, ada salah satu siswa yang juara III lomba lari (atletik) tingkat Kecamatan Ngawen dalam rangka O2SN,” ucapnya.

Sedangkan untuk menanamkan disiplin dan semangat nasionalisme siswa, selain giat upacara hari Senin, juga membiasakan anak menyanyikan lagu wajib nasional sambil baris sebelum masuk kelas.

“Kami biasakan anak baris menyanyikan lagu wajib nasional sebelum masuk kelas,” katanya.

Sedangkan untuk menanamkan nilai religus, secara intensif diajak untuk bersholawat dan menghafal Asmaul Husna, Juz Amma. Tidak terkecuali untuk pembelajaran dan pembiasaan tata krama. Setiap hari masuk sekolah, para guru menjemput siswa di depan pintu, kemudian bersalaman dengan siswa. (ADV-Dinkominfo Blora).

Komentar
Bagikan:

Iklan