BLORABARU
Beranda Advetorial Siapa Sangka, SDN 2 Nglangitan Cetak Atlet Bulutangkis Berprestasi

Siapa Sangka, SDN 2 Nglangitan Cetak Atlet Bulutangkis Berprestasi

BLORA, BLORABARU.COM – Sejumlah siswa tampak semangat berolahraga bersama guru di lapangan, sedangkan siswa lainnya mengikuti pembelajaran di ruang kelas. Itu sekilas suasana kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 2 Nglangitan Kecamatan Tunjungan, Blora.

Bangunan gedung sekolah yang berada di Dukuh Ngantulan RT 04/RW 04, Desa Nglangitan, Kec. Tunjungan, itu pun menjadi saksi aktivitas belajar siswa bersama para guru yang profesional hingga menorehkan prestasi yang membanggakan, meski lokasinya agak jauh dari pusat kota.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala SDN 2 Nglangitan, Arief Setiawan,S.Pd.SD menjelaskan, sekolah yang diampunya saat ini total memiliki 85 siswa (kelas I hingga kelas VI), kemudian ada 9 guru yang siap memberi pelajaran kepada siswa SD setempat.

“Kami terus berupaya untuk mencari bibit yang berprestasi khususnya di bidang olahraga, hal itu karena salah satu siswa kami bernama Regas, berhasil meraih juara I bulu tangkis di O2SN tingkat Provinsi Jawa Tengah, tahun 2021 dan POPDA tahun 2022 tingkat Kabupaten Blora,” jelas Arief Setiawan belum lama ini kepada media.

Meski Regas, atlet bulu tangkis kebanggaannya itu telah lulus SDN 2 Nglangitan dan melanjutkan ke SMPN 2 Tunjungan, tapi prestasinya menjadi sejarah, sehingga memacu semangat para guru untuk menempa generasi juara berikutnya.

Selain itu, ada pembiasaan menanamkan nilai religius, nasionalisme dan tata krama seperti sholawat nariyah, Asmaul Husna, menyanyikan lagu kebangsaan dan menjemput siswa saat masuk pintu sekolah kemudian bersalaman dengan para guru.

“Hanya saja kami belum memiliki gedung perpustakaan, beberapa kali sudah kami usulkan, tetapi belum terealisasi sampai sekarang,” kata Arief Setiawan,S.Pd.SD.

Semetara itu, guru olahraga SDN 2 Nglangitan, Ginanjar, menambahkan, selain mengembangkan bakat siswa yang bertalenta, pihaknya juga melestarikan olahraga tradisional bagi siswa setempat, dengan memberikan pembelajaran kasti.

“Kami ajak anak-anak untuk bermain kasti, sebagai salah satu upaya melestarikan olahraga tradisional yang murah, menyehatkan dan menyenangkan bagi anak-anak,” kata Ginanjar. (ADV DINKOMINFO BLORA)

Komentar
Bagikan:

Iklan