BLORABARU
Beranda Advetorial Salah Satu Kuliner Ekstrim Di Blora Bernama Ungker

Salah Satu Kuliner Ekstrim Di Blora Bernama Ungker

BLORA, BLORABARU.COM –  Bagi sebagian masyarakat Indonesia yang hobi memburu kuliner ekstrim hingga pelosok Daerah, mungkin perlu menjajal salah satu Kuliner yang cukup popular dan di kalangan masyarakat Blora, Jawa Tengah yakni adalah Ungker daun Jati.

Nardi, salah satu warga wilayah kecamatan Randublatung, pada awak media ini menceritakan bahwasanya Ungker sendiri adalah bentuk kepompong dari ulat jati.

Dimana, Ulat yang sudah cukup memakan daun jati akan memulai fase kepompongnya (pupa) dengan turun ke tanah dengan benang dan mulai membungkus dirinya dengan jaringan kepompong.

“Jadi, Ungker daun jati itu kerap muncul pada awal musim penghujan, yang umum terjadi pada bulan November hingga Desember. Saat daun jati bersemi, ulat-ulat pun merajalela dan memakan semua dedaunan sampai membuat pohon jadi tampak gundul, dan akhirnya menjadi kepompong,” ucapnya.

Menurutnya, walau terbilang menjijikkan, kemunculan ungker ini banyak diburu warga Blora untuk disajikan sebagai sajian lezat yang menggugah selera salah satunya yakni di buat Oseng.

“Kalau masyarakat daerah hutan sini, biasanya Ungker itu dijadikan oseng-oseng, dan bumbunya pun enggak jauh beda dari oseng makanan lainnya. Oseng ungker jati ini punya rasa yang gurih dan nikmat,” ungkapnya.

“Walau begitu, terkadang makanan ini membuat lidah terasa gatal jika dikonsumsi berlebihan. Apalagi bagi yang baru pertama kali mencobanya, saat mengunyah bagian kulitnya, makanan ini akan terasa sedikit aneh dan terlihat menjijikkan. Tapi setelah mencobanya, dipastikan tidak akan pernah melupakan rasanya,” ungkapnya kembali.

Dirinya, pun menyampaikan bahwasanya untuk harganya saat ini masih terbilang cukup mahal. Tentunya apa yang disampaikan bukan tanpa alasan, sebab Ungker daun jati Blora biasa ditemui di awal musim penghujan dan hanya berlangsung selama beberapa pekan saja.

“Makanya, harga ungker daun jati ini tergolong mahal. Agar bisa menikmati makanan enggak biasa ini, satu gelas ungker dibanderol Rp15 ribu sampai Rp35 ribu, kalau satu kilogram harganya berkisar Rp150 ribu,” imbuhnya. (ADV. Dinkominfoblora)

Komentar
Bagikan:

Iklan