BLORABARU
Beranda Advetorial Musim Hujan, Waspada Demam Berdarah

Musim Hujan, Waspada Demam Berdarah

BLORA, BLORABARU.COM – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora, Edy Widayat meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan memasuki musim penghujan.

Menurutnya, masuk musim penghujan akan dibarengi dengan meningkatnya kasus demam berdarah.

“Untuk diketahui memasuki Bulan November Desember sampai Februari banyak terjadi peningkatan kasus Demam Berdarah (DB).” ungkapnya kepada blorabaru.com Kamis, 7/12/2023.

Peningkatan itu, kata Edy dipengaruhi adanya musim penghujan karena banyaknya genangan air sehingga banyak nyamuk yang bertelur dan berkembang biak.

Artinya, telur itu selama waktu 7 hari akan menjadi nyamuk dewasa. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar masyarakat lebih proaktif dan waspada dimusim penghujan ini.

“Dengan menjaga kebersihan lingkungan dengan 3M, menguras, menutup dan mengubur.” bebernya.

Selanjutnya, untuk mencegah terjadinya demam berdarah maka masyarakat dihimbau untuk menguras bak mandi tandon air atau ditutup agar nyamuk tidak masuk ke tandor air. Dan mengubur bekas kaleng kaleng cat dan lainnya.

Ini dilakukan agar nyamuk Aedes aegypti tidak bertelur dan berkembang pada musim penghujan.

Kembali Edy menghimbau kepada  masyarakat dapat melakukan 3M karena biaya murah dan tanpa biaya. Dari pada melakukan foging.

Karena foging sangat tidak efektif. Dimana foging sendiri hanya membunuh nyamuk dewasa.

Artinya ,foging tidak bisa membunuh telur Dan satu nyamuk akan bertelur antara 150 sampai 200.

Untuk diketahui, foging itu pakai pestisida dan pencemaran pestisida akan berdampak panjang pada manusia.

Kemudian, nyamuk demam berdarah akan resisten terhadap pestisida. Dan nyamuk tidak akan mati terhadap pestisida.

“Dengan kata lain foging tidak efektif. Yang paling efektif dan murah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan 3 M.” pungkasnya.

Komentar
Bagikan:

Iklan