BLORABARU
Beranda Advetorial Istri Dan Karyawati ASN Blora Berkebaya

Istri Dan Karyawati ASN Blora Berkebaya

BLORA, BLORABARU.COM  – Serangkaian kegiatan hari jadi Kabupaten Blora ke-274 berlangsung meriah. Sebagai pembuka, Pemkab Blora menyuguhkan Festival Berkebaya dan dimeriahkan oleh seluruh istri dan karyawati OPD se-Kabupaten Blora.

Berkebaya disimbolkan sebagai para perempuan Blora mampu mempertahankan kelestarian warisan budaya. Terhitung, ada kurang lebih ada 3 ribu perempuan yang unjuk gigi dengan kebayanya dalam acara menyambut HUT Blora itu, Senin (4/12).

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Blora Kiswoyo yang juga sebagai ketua pelaksana mengatakan, kegiatan festival berkebaya ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk menyambut hari jadi Blora ke 274.

Kegiatan itu mengusung pakaian tradisional adat Jawa yang dipakai oleh karyawati dan istri ASN Daerah Kabupaten Blora.

‘’Kebaya yang dipakai untuk festival itu harus model kebaya Kartini, kutubaru dan encim. Semua istri dan karyawati dari forkopimda, OPD, BUMN, BUMD, camat, kades, kalur, perangkat desa, dan organisasi wanita ikut serta. Untuk istri atau karyawati dari BUMD, BUMN, perbankan, kelurahan, dan desa minimal mengirimkan perwakilannya 10 orang,’’ jelasnya.

Ia juga mengatakan, setidaknya ada 3 Ribu peserta yang berkebaya. Termasuk Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati dan Istri Bupati Blora, Ainia Shalicah juga turut meramaikan parade berkebaya itu. ‘’Ada 3 ribu-an peserta. Para istri-istri forkopimda, dewan juga ikut andil,’’ tuturnya.

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang diselenggarakan secara kolaborasi antara Dindagkopukm Blora, Dinas Pendidikan Blora dan organisasi terkait itu.

Ia berharap agar bisa dilaksanakan rutin setiap satu tahun sekali. Menurutnya Adanya festival ini para perempuan dan ibu-ibu PKK ini antusias ikut nguri-uri Budoyo Jowo.

‘’Kegiatan itu bisa untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap kebaya Indonesia serta sebagai bentuk komitmen pegawai perempuan terhadap pelestarian warisan budaya,’’ jelasnya.

Komentar
Bagikan:

Iklan