BLORABARU
Beranda Info Kesehatan Kenali Frambusia dan Cara Mengatasinya

Kenali Frambusia dan Cara Mengatasinya

BLORA, BLORABARU.COM – Penyakit frambusia atau pathek merupakan jenis penyakit kulit yang bisa tertular melalui kontak langsung.

Jenis penyakit ini tergolong langka namun perlu diwaspadai karena mengakibatkan kecacatan. Selain penularanya lewat kontak langsung juga melalui bakteri treponema partenoe.

Sutik, Sub Koordinator bidang pencegahan dan penyakit menular Dinas Kesehatan Kabupaten Blora menerangkan secara detail tentang penyakit frambusia atau pathek.

Ia menjelaskan penyakit frambusia juga disebut penyakit kulit menular menahun yang kambuhan penyakit ini disebabkan oleh bakteri treponema partenoe yang mengakibatkan infeksi akibat bakteri tersebut

Penyakit frambusia atau pathek ini disebabkan oleh lingkungan kumuh hangat dan lembab, lingkungan kotor, pola hidup yang tidak bersih dan sehat.

Selanjutnya bergantian menggunakan pakaian yang sama dengan orang lain atau jarang berganti pakaian, luka terbuka atau adanya penyakit kulit seperti kudis atau bisul kontak langsung dengan penderita

Sutik membeberkan, untuk mencegah penyakit frambusia jagalah kebersihan diri dengan mandi pakai sabun setiap hari, cuci pakaian setiap habis dipakai dan tidak bergantian dengan pakaian bekas dipakai penderita.

Hindari kontak langsung dengan luka penderita, segera diobati jika ditemukan penderita semua orang yang pernah kontak dengan penderita tidak boleh terlewatkan untuk pengobatan

Kembali ia mengingatkan tanda dan gejalanya awal diketahui karena timbulnya lesi atau benjolan pada kulit di tempat masuknya bakteri yang berkembang menjadi koreng bukan cedera.

“Kadang-kadang bisa terjadi demam atau sendi-sendi ngilu disertai pembesaran kelenjar getah bening regional melalui lipat ketiak, leher, lipat paha semua lesi ini bisa disembuhkan sendiri dengan meninggalkan bekas.” demikian ujarnya saat ditemui diruang kerjanya. ditulis, Selasa, 12/9/2023.

Kemudian, gejala lanjut dapat mengenai telapak tangan telapak kaki sendi dan tulang sehingga dapat menyebabkan kecacatan.

Saat ditanya apakah penyakit frambusia atau pathek termasuk penyakit menular penyakit frambusia sangat menular terutama pada tahap awal penularan terjadi dari getah atau cairan luka penderita yang secara langsung bersentuhan dengan kulit orang sehat yang terdapat luka.

“Penderita dengan semua bentuk gejala frambusia harus diobati selain itu semua orang yang pernah kontak dengan penderita yaitu keluarga teman sepermainan dan tetangga juga harus mendapatkan pengobatan karena kemungkinan besar sudah tertular. Dan frambusia bisa disembuhkan melalui pengobatan gratis di puskesmas.” pungkasnya.

Komentar
Bagikan:

Iklan