BLORABARU
Beranda TNI & POLRI Awas !!! Pelanggar Ini Akan Ditindak Tegas Satlantas Polres Blora

Awas !!! Pelanggar Ini Akan Ditindak Tegas Satlantas Polres Blora

BLORA, BLORABARU.COM – Satlantas Polres Blora Polda Jawa Tengah dengan tegas akan menindak delapan pelanggar lalu lintas dalam Operasi Zebra Candi 2023 yang berlangsung selama 14 hari.

Kapolres Blora diwakili Kasat Lantas AKP. Noach Hendrik menyebutkan
Operasi Zebra Candi dimulai tanggal 4 sampai 17 September selama 14 hari.

“Operasi Zebra Candi ini bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan yang mengakibatkan fatalitas, meningkatkan disiplin masyarakat dan keselamatan dalam berlalu lintas.” beber AKP. Noach Hendrik kepada blorabaru.com diruang kerjanya. Senin, 4/9/2023.

Dalam Operasi Zebra ini, kata Noach  Satlantas Polres Blora akan menindak  delapan prioritas pelanggaran lalu lintas yakni pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm (SNI), kendaraan yang tidak memakai safety bell, kendaraan yang tidak sesuai dengan layak jalan.

Selanjutnya melanggar rambu lalu lintas dan melawan arus, mabuk saat mengendarai kendaraan bermotor, pengemudi yang masih dibawah umur.

Kemudian pengemudi yang bermain handphone saat mengemudikan kendaraan di jalan, knalpot broung dan berboncengan lebih dari satu sebanyak tiga orang.

Ia pun menyadari bahwa jumlah pelanggar di tingkat anak sekolah utamanya pelajar sudah menurun.

Ini dipengaruhi, keberhasilan sosialisasi yang dilakukan Satlantas Polres Blora ditingkat sekolah, dilanjutkan dengan memberikan surat resmi kepada pihak sekolah.

“Kami melihat pelanggaran yang dilakukan pelajar mengalami penurunan.” kata Noach.

Namun demikian,  pihaknya juga akan melakukan tindakan sampai ketingkat sekolah.

“Nanti kami akan datang ke pihak pihak sekolah dan berkoordinasi langsung dengan guru untuk mengecek langsung ke tempat parkir tentang kendaraan utamanya kenalpot broung atau tidak standar.” ujarnya meneruskan.

Ini menindaklanjuti rata rata dikarenakan dikalangan anak muda dan pelajar banyak ditemukan dengan menggunakan knalpot broung.

“Kita akan pilah mana kendaraan yang layak dan tidak layak untuk kita pisahkan, didokumentasikan dan didatakan lalu dikembalikan ke pihak sekolah untuk dilakukan pembinaan.” imbuhnya.

Kembali lulusan Akpol ini mengingatkan bila mana pembinaan yang dilakukan pihak sekolah tidak mempan maka apabila dijalan ditemukan selanjutnya akan disampaikan ke pihak sekolah.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa operasi patuh candi ini penindakannya dilakukan secara random.

“Artinya, mengingat ini hanya 14 hari, dari 16 kecamatan penindakannya tidak bisa dilakukan secara menyeluruh untuk itu dilakukan secara random atau acak.” bebernya.

Pihaknya mengaku sudah melakukan sosialisasi di media sosial, di sekolah dan tempat tempat umum lainnya.

“Kami dari Satlantas Polres Blora tak bosan bosannya untuk mengingatkan warga Blora agar selalu tertib berlalulintas bukan karena takut polisi terus tertib, bukan adanya operasi kepolisian akan tetapi jadikan tertib suatu kebutuhan supaya kita selamat, aman  nyamam dijalan dan tidak mengganggu pengendara lainnya.” demikian pungkas AKP. Noach Hendrik.

Komentar
Bagikan:

Iklan