BLORABARU
Beranda Hukum & Kriminal Seorang Pemuda Terjerat Hutang karena Judi Slot Nekat Bobol Minimarket

Seorang Pemuda Terjerat Hutang karena Judi Slot Nekat Bobol Minimarket

BLORA, BLORABARU.COM – Akibat kecanduan judi slot hingga berdampak hutang seorang pemuda berinisial (YI) warga Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora nekat membobol minimarket.

Dalam konferensi persnya, Kasatreskrim Polres Blora, AKP. Selamet mengatakan
pelaku membobol Alfamart di Jalan Raya Blora – Cepu Kecamatan Jiken.

Aksi pelaku diketahui pada saat karyawan yang bertugas pagi sekira pada pukul 06.00 WIB.

“Setelah melakukan pengecekan ternyata ada yang di bobol lewat atap, kemudian karyawan mengecek barang-barang di ruangan namun ada beberapa jenis rokok yang diambil dan sejumlah uang tunai dan dua Hp.” ungkap Kasat Reskrim AKP. Selamet, saat didampingi Kapolsek Jiken Iptu Zaenul Arifin dan Kasi Humas Polres Blora, Iptu. Sugiman di Aula Arya Guna Polres Blora. Jumat. 18/8/2023.

Dibeberkan Kasat Reskrim atas kejadian tersebut Alfamart mengalami kerugian sekitar Rp. 8.600.000 rupiah kemudian pihak Alfamart melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jiken.

Selanjutnya, Tim Resmob Polres Blora langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan pelaku.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukan tulisan dan berjanji akan mengembalikan barang yang diambil.

“Dari hasil penyelidikan bahwa diduga pelaku warga Desa Ledok Kecamatan Sambong, lalu sekira pukul 17.30 wib Tim Resmob Polres Blora melakukan penangkapan terhadap (YI).” terangnya meneruskan.

Sesuai keterangan pelaku, terungkap jika motif dibalik aksi pencurian itu karena (YI) terjerat hutang.

Hutang ini disebabkan karena kebiasaan pelaku yang bermain game online dan kehabisan uang.

“Baru satu bulan main judi slot, utang satu juta. Nekat begitu karena sudah pusing,” keluh (YI)

Kembali mantan Kasat Reskrim Temanggung ini menyebutkan bahwa pelaku terancam pasal 363 KUH pidana.

“Ancaman pasal 363 KUH pidana tentang pencurian dengan ancaman hukumannya mencapai 5 tahun penjara.” demikian pungkasnya.

Komentar
Bagikan:

Iklan