Tidak ada pin yang di tentukan
Home TNI & POLRI Lomba Gropyokan Tiku..

Lomba Gropyokan Tikus Di Blora Selatan, Sebanyak 16.534 Ekor Berhasil Ditangkap

Lomba Gropyokan Tikus Di Blora Selatan, Sebanyak 16.534 Ekor Berhasil Ditangkap

BLORA, BLORABARU.COM – Menindaklanjuti Focus Group Discussion, (FGD) yang digelar oleh Polres Blora dalam rangka pengendalian hama tikus yang ramah lingkungan beberapa waktu lalu, Rabu, (17/08/2022) kemarin, serentak Forkopincam di 4 kecamatan di wilayah Kabupaten Blora bagian selatan menggelar lomba gropyokan tikus pada saat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 77.

Adalah kecamatan Cepu, Kedungtuban, Kradenan dan Randublatung yang melaksanakan lomba gropyokan tikus di wilayah masing masing.

Lomba gropyokan tikus tersebut adalah inisiasi dari Kapolres Blora AKBP Fahrurozi,SIK,MM,MH saat menggelar FGD pengendalian hama tikus beberapa waktu lalu yang juga dihadiri oleh Bupati Blora H. Arief Rohman,SIP,M.Si di Aula Arya Guna Polres Blora.

Adapun teknis pelaksanaan lomba setiap satu ekor tikus dihargai sebesar seribu rupiah, dan yang menjadi panitia dan juri adalah dari wilayah Forkopincam masing masing.

Setidaknya ada 19 desa di wilayah Blora bagian selatan yang mengikuti lomba gropyokan tikus.

Tak tanggung tanggung, dalam lomba yang digelar hanya beberapa jam saja total ada 16.534 ekor tikus yang berhasil ditangkap oleh warga diantaranya dengan rincian.

– Di wilayah kecamatan Cepu dilaksanakan di desa Jipang berhasil menangkap 136 ekor tikus.
– Di wilayah kecamatan Randublatung dilaksanakan di desa Kutukan berhasil menangkap 386 ekor dan di desa Sumberejo menangkap 80 ekor.
– Di wilayah kecamatan Kradenan dari desa Medalem berhasil menangkap 4.258 ekor, desa Sumber sebanyak 2.969 ekor, desa Nglungger sebanyak 1.215 ekor, desa Mojorembun sebanyak 1.083 ekor dan desa Mendenrejo sebanyak 261 ekor.

Sementara itu dari wilayah kecamatan Kedungtuban hasil lomba gropyokan tikus meliputi, di desa Nglandeyan berhasil menangkap 2.053 ekor tikus, di desa Wado menangkap 1.741 ekor, di desa Pulo menangkap 710 ekor, desa Gondel 660 ekor, desa Tanjung 458 ekor, desa Sidorejo 210 ekor, desa Sogo 100 ekor dan desa Ketuwan 66 ekor, desa Kemantren 63 ekor, desa Panolan 54 ekor dan di desa Jimbung berhasil menangkap 31 ekor. Total keseluruhan tikus yang berhasil ditangkap sebanyak 16.534 ekor tikus.

Suko Hadi, kepala Desa Gondel Kecamatan Kedungtuban mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Ia berharap kegiatan ini bisa digelar rutin dilaksanakan karena ternyata sangat efektif untuk menangkap hama tikus sawah yang meresahkan warga.

“Ini adalah terobosan baru dari bapak Kapolres Blora. Kami ucapkan terima kasih kepada Forkopimda Blora yang mendukung kegiatan ini. Alhamdulilah berjalan sukses dan nyatanya puluhan ribu tikus berhasil ditangkap dalam hitungan jam. Harapannya kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan secara berkala.Warga juga senang ada insentif satu ekor tikus dihargai seribu rupiah,” beber Kepala Desa Gondel.

Setelah dilakukan penilaian oleh tim juri juaranya lomba gropyokan tikus di kawasan Blora Selatan meliputi

1. Juara I desa Medalem Kecamatan Kradenan jumlah 4.258 ekor
2. Juara II desa Sumber Kecamatan Kradenan jumlah 2.969 ekor.
3. Juara III. Ds. Nglandeyan Kec. Kedungtuban jumlah 2.053 ekor.
4. Juara Harapan I. Ds. Wado Kec. Kedungtuban jumlah 1.741 ekor.
5. Juara harapan  II. Ds. Nglungger Kec. Kradenan Jumlah 1.215 ekor.
6. Juara harapan III. Ds. Mojorembun kec. Kradenan jumlah 1.083 ekor.

Sementara itu Kapolres Blora mengapresiasi atas pelaksanaan lomba gropyokan tikus yang digelar pada saat hari kemerdekaan kemarin, “Alhamdulilah ini adalah hasil kerja keras bersama, terutama warga di Blora selatan. Ini adalah bukti nyata, bahwa pengendalian hama tikus sawah tidak harus menggunakan jebakan listrik namun dengan cara cara yang ramah lingkungan nyatanya juga efektif dan bisa menangkap tikus dalam jumlah yang banyak,” ucap Kapolres Blora. Kamis, (18/08/2022).

Lebih lanjut Kapolres menambahkan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan Pemkab Blora dalam rangka pengendalian hama tikus di wilayah Blora selatan. “Tentunya sinergitas akan terus kita lakukan dan semua itu demi hasil panen yang lebih baik di Blora selatan,” tandas Kapolres Blora.

SHARE

Komentar ditutup.


URL berhasil di salin
Data off atau jaringan lambat
Memuat content..