Tidak ada pin yang di tentukan
Home Budaya & Wisata Gending “Bangu..

Gending “Bangun Desa” sebagai Wujud Guyub Rukun Jomblang

Gending “Bangun Desa” sebagai Wujud Guyub Rukun Jomblang

BLORA, BLORABARU.COM – Tradisi budaya Sedekah Bumi yang rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Adha, ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas melimpahnya hasil panen pertanian.

Bahkan Sejak pagi ratusan warga Desa Jomblang, kabupaten blora, Jawa tengah, sudah berkumpul di punden desa setempat.

Mereka bersuka cita menantikan acara perayaan sedekah bumi yang diisi dengan hiburan kesenian tradisional Tayub Among Raos dari Blora.

Kepala Desa Jomblang H. Agus Mukmin, Tayub merupakan warisan leluhur yang harus di uri -uri, dengan kita bersama masyarakat melestarikan kearifan lokal, tradisi ini tidak akan punah hingga kapan pun, namun ketika warga tidak merawat kesenian seperti ini lambat laun akan tergerus oleh perkembangan zaman.

”Tradisi sedekah bumi ini memiliki nilai history yang harus kita bersama mengetahuinya. Ini perwujudan warga meyakini, mengerti dan paham tentang wujud syukur terhadap sang pencipta alam semesta, karena bumi, air yang kita tempati dan petik hasilnya agar selalu lestari,” beber orang nomer satu di Pemerintahan Desa Jomblang, Jumat (24/06).

lebih lanjut Agus menyampaikan disamping nguri uri kesenian Jawa, pagelaran Tayub ini juga dapat menggerakan perekonomian lokal, mengingat dalam rangkaian sedekah Bumi serta pertunjukan tayub itu banyak para pedagang dadakan yang menjajakan dagangannya.

Dengan adanya transaksi tersebut terjadi perputaran uang yang akan membantu pemulihan ekonomi lokal dan dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kebersamaan serta kerukunan antar warga seperti Gending tayub mengawali Pembukaan “Guyub Rukun Bangun Desa,” tutupnya.

Sementara itu, salah satu masyarakat yakni Mas EL (panggilan akrabnya) yang sedang menonton pertunjukan tayub tersebut mengatakan nguri- uri budaya jawa sangat baik sekali dilakukan, karena tanpa peran serta dan dukungan warga masyarakat seperti ini kesenian jawa dalam dalam hal ini Tayub jarang ditemui.

Dengan warga nguri- uri budaya seperti ini ditengah pesatnya persaingan kemajuan teknologi, akan dapat membantu melestarikan budaya jawa. Dan sedekah bumi ini dituangkan dalam Gending- Gending Jawa yang mengandung makna dan digelar di balai desa jomblang.

“Ini sebagai bentuk rasa syukur warga masyarakat sini ya mas, atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepada warga masyarakat khususnya warga Desa jomblang, serta semoga para warga masyarakat disini semakin rukun dan kompak, sehingga dapat bersama- sama berpartisipasi bangun desa,” jelasnya.

SHARE

Komentar ditutup.


URL berhasil di salin
Data off atau jaringan lambat
Memuat content..