Tidak ada pin yang di tentukan
Home Headline News Ini Hasil Pencapaian..

Ini Hasil Pencapaian BPJS Ketenagakerjaan di Blora

Ini Hasil Pencapaian BPJS Ketenagakerjaan di Blora

BLORA, BLORABARU.COM – Sungguh ironi kesadaran masyarakat Blora untuk mengikuti BPJS Ketenagakerjaan terbilang sangat rendah untuk secara mandiri mendapatkan jaminan sosial tenaga kerja.

Kepala Kantor Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Blora, Mochamad Andy Heriamsah mengatakan kesadaran masyarakat Blora sangat rendah untuk ikut BPJS Ketenagakerjaan.

Dikatakannya, Sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Blora dari jumlah angkatan kerja tahun 2021 sekitar 468.000 orang,

Terhitung Maret tahun 2022 menurut laporan BPJS Ketenagakerjaan Blora, cakupan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang terlindungi baru 15,65 persen dari total angkatan kerja yang terdiri dari pekerja penerima upah (pekerja formal) dan bukan penerima upah (pekerja informal diantaranya petani, pedagang, tukang ojek, juru parkir, LMDH, pekerja keagamaan serta jasa konstruksi.

Pembayaran manfaat kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan senilai total Rp. 15.970.280.575,00 dari total kasus sebanyak 1433 kasus meliputi progam Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Pensiun (JP) dan Beasiswa.

Dengan adanya data tersebut, setidaknya tidak hanya 15,65 persen, kami menginginkan ada proges atau kenaikan.

Ini sebagai laporan kami kepada manajemen dan pemerintah pusat paling tidak ada upaya dari Pemkab Blora untuk meningkatkan agar masyarakat lebih banyak terlindungi dari jaminan ketenagakerjaan.

” Misi bupati, salah satunya untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan tidak menimbulkan kemiskinan baru. Serta memberikan beasiswa bagi anak yang ditinggalkan orangtuanya sehingga dapat melanjutkan pendidikan sampai Perguruan Tinggi.” imbuhnya.

Menurut andi, meski kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan diwajibkan oleh undang-undang, instrumen penegakan hukumnya sangat minim.

Akibatnya, BPJS hanya bisa menggugah kesadaran masyarakat, khususnya para pekerja, agar mendaftar dan selanjutnya membayar iuran agar terlindungi.

” Untuk itu peningkatan kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan di Blora menjadi pekerjaan besar yang harus dituntaskan.” katanya. usai melakukan sosialisasi di Alon Alon Blora, kepada blorabaru.com

Lebih lanjut, Perlunya dukungan dari Pemkab Blora, Pengusaha, Stakeholder dan kesadaran yang tinggi dari masyarakat.

BPJS Ketenagakerjaan perlu kita sukseskan mengingat ini progam yang sangat baik dari pemerintah dan menjamin masyarakat itu sendiri.

Targetnya adalah dengan menyasar para pekerja transportasi online, pekerja mandiri. yang begitu banyak dan belum menjadi peserta.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera mengikuti BPJS Ketenaga kerjaan agar dapat menikmati beragam manfaat yakni santunan kematian dan beasiswa untuk dua anak.” harapnya.

Solikin

SHARE

Komentar ditutup.


URL berhasil di salin
Data off atau jaringan lambat
Memuat content..