Tidak ada pin yang di tentukan
Home Headline News Sambut Hari Jadi Blo..

Sambut Hari Jadi Blora ke 272, Bupati Ziarah ke Makam Leluhur dengan Berpakaian Jawa

Sambut Hari Jadi Blora ke 272, Bupati Ziarah ke Makam Leluhur dengan Berpakaian Jawa

Blora, blorabaru.com – Menyambut peringatan Hari Jadi ke 272 Kabupaten Blora yang jatuh pada 11 Desember 2021 mendatang, Pemkab Blora hari ini terlebih dahulu melaksanakan ziarah ke makam para leluhur dan Bupati tempo dahulu yang telah wafat.

Ziarah dipimpin langsung oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dan jajaran Forkopimda.

Turut mengikuti Sekda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat hingga para Kades dan Lurah. Semuanya memakai pakaian adat Jawa gaya Solo. Bupati mengenakan beskap landung warna hitam tanpa keris dan bawahan kain batik, serta penutup kepala berupa blangkon trepes.

Rombongan berangkat bersama dari Pendopo Rumah Dinas Bupati pukul 07.30 WIB, untuk terlebih dahulu melakukan ziarah ke Makam Keluarga Tirtonatan di Desa Ngadipurwo. Yang mana disini merupakan tempat pemakaman para Bupati Blora tempo dahulu.

Diantaranya Tumenggung Djajeng Tirtanata (1762-1782), Raden Tumenggung Prawirajoeda (1812-1823), RT Tirtakoesoema (1782-1812), RT Tirtanegara (1823-1842) dan (1843-1847), RT A Tjakranegara I (1842-1843), RT Natawidjaja (1847-1857), RT A Tjakranegara II (1857-1886), RMT Tjakranegara III (1886-1912), hingga RM Said Abdoelkadir Djaelani (1912-1926) seorang Bupati dari kalangan santri.

Kemudian rombongan lanjut melaksanakan ziarah ke Komplek Makam Gedong Ageng Sunan Pojok yang berada di selatan Alun-alun Kota Blora. Sunan Pojok merupakan panglima perang sekaligus ulama yang mendirikan Masjid Agung Baitunnur Blora.

Usai dari kawasan Kecamatan Blora Kota, ziarah berlanjut ke Kecamatan Cepu. Tepatnya ke TPU Giri Mulyo untuk ziarah ke makam almarhum Bupati Ir. H. Basuki Widodo (Bupati Blora 1999-2007).

Kemudian berlanjut ziarah ke Makam Mbah Janjang (Jati Kusumo – Jati Sworo). Keduanya merupakan putra pangeran Pajang sekaligus ulama penyebar agama yang pesareannya ada diatas bukit Desa Janjang, Kecamatan Jiken.

Di masing-masing lokasi ziarah ini, Bupati dan rombongan melakukan pembacaan tahlil dan tabur bunga di pusara makam para leluhur dan Bupati yang sudah meninggal.

“Ya ini sebagai bentuk penghormatan kami kepada para leluhur Blora, sekaligus para mantan Bupati yang sudah berpulang. Kita mendoakan semoga semuanya diberikan husnul khotimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Nya. Berkat perjuangan para leluhur dan mantan Bupati yang sudah meninggal inilah kini Blora bisa mencapai usia yang ke 272,” ucap Bupati, didampingi Wakil Bupati.

Bupati ingin agar generasi masa kini tidak melupakan sejarah Kabupaten Blora, salah satunya melalui kegiatan ziarah seperti ini dalam momentum hari jadi.

“Kedepan kita ingin agar sejarah kepemimpinan di Kabupaten Blora ini bisa dibukukan sehingga bisa menjadi muatan lokal di sekolah SD atau SMP. Agar generasi muda juga mengenali sejarah daerahnya,” tambah Bupati.

“Selain ziarah di dalam daerah, ziarah ke makam Bupati yang telah wafat juga kita laksanakan. Beberapa hari lalu kita laksanakan di Semarang, Temanggung, Yogayakarta, dan Solo. InshaAllah besok akan ziarah ke Tuban, makam Tumenggung Wilotikto (Bupati pertama Blora) di daerah Bejagung,” pungkasnya.

Sementara itu, Kades Desa Janjang, Ngasi mengucapkan terimakasih kepada Bupati Arief dan jajarannya yang telah berkenan melaksanakan ziarah ke Makam Jati Kusumo – Jati Sworo.

“Sejak Blora terbentuk sampai sekarang, baru kali ini ada ziarah hari jadi kabupaten yang dilakukan langsung oleh Bapak Bupati lengkap dengan Wakil Bupati dan Forkopimda. Kami sangat bangga, leluhur kami tidak dilupakan. Semoga kedepan bisa berlanjut setiap tahunnya,” ungkap Ngasi.

Usai dari Makam Janjang, rombongan kemudian melakukan ramah tamah di kediaman Kepala Desa Janjang. Sebelum kembali ke Kecamatan Blora Kota.

SHARE

Komentar ditutup.


URL berhasil di salin
Data off atau jaringan lambat
Memuat content..