Tidak ada pin yang di tentukan
Home Wirausaha THE POWER OF EMAK EM..

THE POWER OF EMAK EMAK,” SULAP BAMBU JADI KERAJINAN CANTIK

THE POWER OF EMAK EMAK,” SULAP BAMBU JADI KERAJINAN CANTIK

Blora, blorabaru.com – Dian agus yulianto warga Dukuh watur RT 01/RW02, Desa Kedung satriyan, Kabupaten Blora. mengubah bambu menjadi kerajinan tangan yang mampu mendatangkan omzet jutaan rupiah. 

Di tangan Dian bambu disulap menjadi beraneka produk kebutuhan rumah tangga. Mulai dari tempat tisu, miniatur lampu, besek, rantang, hingga tas dan Kerai.

“Awalanya saya jualan pentol, steak, wajik, dan rempeyek. Saya jualan keliling dan online. Kemudian saya bertemu anggota UMKM Blora dan di masukan group WhatsApp,” ucap Dian pada awak media, Kamis,(26/08/2021).

Karena jualan pentol sepi ditambah anak sekolah libur. dan melihat di dukuh saya pembuat besek. akhirnya saya foto produknya saya kirim ke grup WhatsApp UMKM Blora,” allhmdulilah pesanan berdatangan hingga sekarang,” bebernya.

Keberhasilan Dian mengembangkan produk kreatif dari bambu ini tak hanya dirasakan manfaat untuk dirinya sendiri. Usaha yang telah dirintisnya Awal pandemi covid-19 melanda Indonesia. ini turut menyesejahterakan keluarga dan masyarakat sekitar dukuh watur.

Setiap harinya, ia dapat memproduksi 3 sampai 4 kerajinan tangan berbahan bambu dengan berbagai model. Dan untuk besek dan Kerai tergantung pesanan.

” Kami produksi kerajinan tergantung pemesanan konsumen, dan untuk harga mulai dari Rp.1.500 – 200.000,” jelasnya

Untuk terus meningkatkan karyanya, Dian mengaku tak hanya menghasilkan kerajinan rumah tangga dari bambu, tetapi juga kebutuhan lain yang lebih modern.

“Kerajinan bambu yang dulunya hanya bisa membuat kebutuhan rumah tangga, sekarang bisa meningkatkan dan menghasilkan produk-produk modern,” katanya.

Dian menyebut selama ini memasarkan produknya melalui online, dan keikutsertaan di grup umkm Blora, Cara ini diakuinya membantu memperluas jangkauan pasar. sehingga banyak pesanan yang datang dari luar kota.

Sempat terkendala Saat aturan ppkm dan Sama psbb awal mas. Omset turun dan banyak pengurangan jumlah orderan. Tapi setelah level berikutnya dan diperpanjang, allhmdulilah normal kembali,” imbuhnya, saat awak media berkunjung ke kediaman Dian.

Dia berharap, usahanya tersebut semakin berkembang dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Sehingga bisa mengurangi pengangguran yang ada di dukuhnya,” ungkapnya.

Dian Agus Yulianto berpesan bagi generasi muda untuk terus berkreasi, dan ulet. Ia berharap semakin banyak produk lokal Blora yang muncul.

Bila sudah, Dian meminta masyarakat dan Pemkab Blora untuk selalu mencintai produk lokal. “Mencintai dan menyayangi juga membeli produk-produk lokal yang ada di blora” tandasnya.

SHARE

Komentar ditutup.


URL berhasil di salin
Data off atau jaringan lambat
Memuat content..