Tidak ada pin yang di tentukan
Home Wirausaha Empat Penyanyi Canti..

Empat Penyanyi Cantik Ini Turun Gunung, Ini Yang Dilakukannya

Empat Penyanyi Cantik Ini Turun Gunung, Ini Yang Dilakukannya

Blora, blorabaru.com – Ketidakjelasan nasib seniman untuk tetap tampil diatas panggung semakin memprihatinkan, Seniman menjadi salah satu profesi yang juga terpuruk dan terpukul di tengah pandemi. Panggung di mana mereka terbiasa menampilkan penampilan terbaik, harus terhenti. Sabtu, 31/7/21.

Lain halnya dengan nasib Empat penyanyi ini berubah 180 derajat jadi penjual makanan di trotoar, tepatnya di Jalan Gunandar, depan SDN 1 Kedung Jenar. Hampir dua tahun nasib para seniman terbilang ironis, awal mula covid 19 sampai PPKM darurat hingga PPKM Level 3 belom ada kepastian yang melegakan di hati seniman untuk tampil lagi di panggung.

Namun dalam kondisi seperti ini, ada sebagian dari penyanyi yang bisa menambah penghasilan dengan cara berjualan. Empat penyanyi ini, terbilang bermental tangguh tak bosan dan hentinya untuk menawarkan jajannya kepada para pelanggan yang lewat di jalan.

Empat penyanyi tampak ngobrol dengan Ketut SanjayaNovi salah satu penyanyi yang juga menjadi penjual makanan ini menuturkan ” Awalnya usaha ini saya agak ragu lama lama kami terbiasa, yang penting disyukuri, Alhamdulillah selama ini masih lancar dan yang penting sehat, semua ini berkat doa dari temen temn semua.Dimana sebelumnya kami belum mikir untung atau rugi, tetap kami jalani,dari pada setiap hari hanya keluar dan diam dirumah akhirnya jenuh tidak ada pemasukan sama sekali kami putuskan untuk berjualan” Ungkapnya.

Sambil senyum ke empat penyanyi ini seolah olah menyampaikan pesan ke kami jangan lupa mampir di  “Hai gaes Food”

“Saya mohon, kami tidak minta bantuan dari pemkab, dan tolong ijin pentas di buka lagi agar kami para seniman dapat berkarya lagi” harapannya.

Ditempat yang sama, Pembina Sedulur Seniman Blora (SSB)  yang beranggotakan sekitar 700 orang, Siti Rochmah Yuni Astuti atau biasa disapa Ketut Sanjaya yang juga anggota komisi D menyampaikan “Melihat perjuangan dan kerja keras para artis penyanyi dan pemusik ini, Saya sangat terharu dan bangga, anak – anak saya, yang tidak malu berjualan di pinggir jalan” Ujarnya.

Dijelaskan Ketut Sanjaya, Saat pandemi seperti ini, peraturan melarang seni hiburan baik musik, tari, maupun panggung hiburan lainnya dilarang, untuk mencegah kerumunan dan penularan Covid 19, meskipun pendapatannya jauh sekali, saat mereka nyanyi, saya salut dengan mereka, dan berharap bisa bersabar sampai kondisi memungkinkan untuk kita manggung kembali.

Waktu menjelang magrib, akhirnya Mak Ketut memborong dagangan empat penyanyi ini, dan tak hentinya hentinya mengucapkan terima kasih.

Solikin

SHARE

Komentar ditutup.


URL berhasil di salin
Data off atau jaringan lambat
Memuat content..