Tidak ada pin yang di tentukan
Home Info Birokrasi Sosialisasi Perbup N..

Sosialisasi Perbup No.50  Tentang Pedoman  Pembiayaan  Persiapan PTSL

Sosialisasi Perbup No.50  Tentang Pedoman  Pembiayaan  Persiapan PTSL

Blorabaru.com – Pemerintah Kabupaten Blora melalui Pemerintah Kecamatan Banjarejo menggelar Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 50 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pembiayaan Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Di Kabupaten Blora di Gedung Aula Kecamatan Banjarejo.

Hadir dalam sosialisasi Camat Banjarejo Zainuri, S.sos, Sulistiya S.S.it Penata Pertanahan Pertama, Kiswoyo,SH, M,S kabag Pemerintahan sekda Blora, lurah se kecamatan banjarejo. Sosialisasi ini dibuka jam 10.00 sampai 12.15

Sambutan pertama Zainuri menyampaikan “progam PTSL ini sangat positif dan membantu masyarakat dalam hal kepemilikan tanah dengan biaya yang sangat murah dan progam ini harus kita maksimalkan” Singkatnya.

Selain itu camat Banjarejo juga mengkonfirmasikan tidak kalah penting nya Masalah pupuk di Banjarejo hal ini tentu dukungan dan pengawasan dari semua pihak agar pupuk stoknya sesuai kebutuhan petani dan HET (harga eceran tertinggi).

Selanjutnya Kiswoyo Kabag pemerintahan Sekda Blora menyampaikan “, Metode PTSL ini merupakan inovasi pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat: sandang, pangan, dan papan. Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri No 12 tahun 2017 tentang PTSL dan Instruksi Presiden No 2 tahun 2018.

Padahal dengan jelas SKB 3 Menteri sudah mengatur biaya PTSL hanya Rp 150 ribu saja. Seperti yang tertulis dalam SKB 3 Menteri angka 5 dan 6 sebagai berikut:

(5) Pembiayaan kegiatan pengadaan patok dan materai  sebagaimana dimaksud pada Diktum KESATU angka 2 berupa pembiayaan kegiatan pengadaan patok batas sebagai tanda batas-batas bidang tanah sebanyak tiga (3)  buah dan pengadaan materai sebanyak satu (1) buah sebagai pengesahan surat pernyataan.

(6) Pembiayaan opresional kelurahan atau desa sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU angka 3 berupa pembiayaan yang meliputi

1. Biaya pengadaan dokumen pendukung.
2. Biaya pengangkutan dan pemasangan patok
3. Transportasi petugas kelurahan atau desa dari kantor kelurahan/desa ke kantor pertanahan dalam rangka perbaikan dokumen yang diperlukan.

SKB 3 menteri 150.000  namun dalam kenyataan di lapangan banyak kendala, dengan Diterbitkan perbup no 50 tahun 2020, penentuan besaran biaya kebutuhan sebagaimana dimaksud dengan ayat 2 ditentukan berdasarkan kesepakatan kelompok peserta PTSL melalui musyawarah dengan ketentuan paling tinggi sebesar Rp 200.000, (dua ratus ribu rupiah perbidang tanah). Jelasnya.

Dikecamatan nanti juga akan dibentuk Badan Pengawas PTSL.

Dikesempatan yang sama Sulistiya, S,it Penata Pertanahan Pertama menjelaskan “Yang mana Terkait PTSL untuk 2021. Kalau bisa desa memaksimalkan progam PTSL tapi tetap koordinasi dengan tim kantor pertanahan, PTSL itu tidak dalam 6 bulan yang terpenting dalam satu tahun anggaran harus selesai, makanya untuk jatah di Blora yang 57.000 bidang sementara ini masih menuntaskan , tahun ini insha Allah clear. Bagi desa yang belum mangajukan segera membuat permohonan masuk tahun ini atau 2022 nanti kita seleksi. Misalkan ada desa yang tanahnya masih banyak yang belum mempunyai sertifikat ajukan saja” Katanya.

Disela acara Kepala Desa Plosorejo A Muslih menyampaikan “intinya perbup ini terlambat  harusnya lahir di tahun 2017 karena SKB 3 menteri  di bulan Mei 2017. harusnya 1 tahun perbub ini keluar, terbukti sudah banyak korban karena ketidaktahuan kepala desa” tutupnya.

Solikin

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


URL berhasil di salin
Data off atau jaringan lambat
Memuat content..